“Sampai
Aku Berair Mata”
Hei, kamu. Aku bakal tetep ngejar
kamu, meskipun aku yang dulu pernah meninggalkan kamu. Itu aku nyesel banget
pernah ninggalin kamu, penyesalan ini masih nempel di hati aku. Susah banget
buat dihapusnya.
Sekarang aku Cuma bisa Stalk
twitter, bbm, sama instagram kamu doang Cuma mau tau kabar kamu. Kalo dulu mah,
tinggal nanya dibbm. Sekarang aku harus stalk semua Sosmed kamu.
Tapi itu adalah bagian dari
rencana aku buat dapetin kamu lagi. Meskipun kamu menjauh, gapapa. Aku punya
banyak rencana lain. Pokoknya aku harus bisa balikan sama kamu lagi. Itulah
janji aku kepada malam.
Kamu tau nggak? Aku nggak pernah
sebegininya ngejar cewek. Dan kenapa cewek itu harus kamu? Sini kamu, biar aku
bisikin. Karna kamu adalah wanita yang membuat aku nyaman meskipun kita hanya
beberapa bulan kenalan dan kamu wanita berjilbab yang aku inginkan.
Dan sekarang aku suka sendiri
gitu setelah putus sama kamu. Kenapa yak? Mungkin ini adalah efek dari
ketiadaan kamu disamping aku atau aku yang terlalu lebay? Mungkin ini adalah
aku yang terlalu lebay.
Setiap malam aku pengen nangis,
keinget kamu terus. Kadang aku bener-bener mau teriak dengan semua air mata,
deh. Sekarang aku Cuma bisa menutup mata. Kamu tau nggak kenapa? Aku menutup
mata karena aku pengen nahan airmata yang pengen keluar dari mata ini.
Hei, kamu. Aku sayang kamu lebih
dari kamu sayang ke aku, deh. Seandainya waktu bisa pindah ke 4 bulan yang
lalu, pasti kita lagi senyum bareng. Hehehe… Tapi mana mungkin waktu bisa ke
ulang lagi.
Jika aku nyerah, maka aku orang
yang pertama menangisi kamu karna cinta. Soalnya kamu pernah bilang, kalo aku
adalah cinta pertamamu.
Intinya aku akan terus berusaha,
meskipun aku harus menjual gitar aku untuk bisa balikan sama kamu. Semua akan
aku lakukan untuk kamu. Sampai tangan kamu bisa aku genggam lagi dan sampai aku
berair mata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar