Sabtu, 17 Agustus 2019
MENJADI ROBIN HOOD
Malam ini penuh tanya. Sudahkah bahagia malam ini? Aku menjawab "Iya". Aku memang bahagia, tapi apa yang ku berikan kepada orang lain? Tidak ada. Hanya merepotkan saja jika berkunjung kerumahnya. Malam semakin larut, kopi hampir habis, rokok pun mulai tak menggoda lagi.
Aku bekerja di tempat makan kecil, sudah 3 bulan aku bekerja. Namun, pada bulan ke 3 aku tidak mendapatkan gaji seperak pun. Lalu kemudian Tempat Makan itu tutup untuk selamanya. Bos ku hilang entah dimana rimbanya, gaji tidak ada sampai saat ini. Bingung.
Aku tidak mendapatkan hak ku sebagai karyawan, dimana letak hati mu, Bos? Kau pikirkan untung rugi, ku masih seputar nasi!
Aku duduk didepan rumah saat malam dengan jabatan Pengangguran. Aku tidak memikirkan tentang gaji ku lagi, tapi tentang kebahagiaan yang telah ia curi. Memikirkan apa yang harus ku lakukan untuk bisa menghibur diri. Sampai ketika otak kiriku di selimuti setan. Aku berniat mencuri peralatan di tempat ku bekerja sebelumnya. Semua peralatan itu masih ada ditoko, dan kunci Toko masih bersamaku. Lantas tunggu apalagi.
Tepat pukul 15.00 WIB. Aku melancarkan aksi ku. Kucuri semua yang bisa ku jual agar bisa menutupi semua gajiku. Seperti, Dispenser, Kipas Angin, Panci, Wajan, Termos, dll. Setelah semua barang bersamaku, aku mulai berpikir " Apakah setelah semua barang ini terjual dan aku mendapatkan uang, aku akan bahagia?" Tentu, tidak.
Aku pergi ketempat teman lamaku, disana sedang kumpul para ibu-ibu pedagang yang sedang asik ngobrol didalam gang. Mereka bertanya "Kamu dari mana, kok banyak barang-barang?". Ku jawab dengan senyum, "Ini dikasih Bos ku dengan cuma-cuma, tapi aku bingung mau ditaruh dimana, ku taruh disini saja siapa tau ada yang mau". Lalu aku pergi.
Esoknya aku datang lagi kerumah teman lamaku, para ibu-ibu itu ternyata menunggu ku........(BERSAMBUNG)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar